Kandungan Beras Merah Memiliki banyak Senyawa yang Diperlukan Awak Per harinya Daripada dengan beras putih. Zat apa saja yang Terkandung Pada beras Merah Ialah seperti protein, serat, asam amino, zat besi, Vitamin A, Vitamin B kompleks, Magnesium, Selemium hingga mangaan. Jika beras Abang Tersebut diolah dan Dijadikan Panganan Pendamping asi Juga Bagus, Karena Dapat Menolong Perkembangan tulang.

Bayi yang Pertumbuhan tulangnya Sedang Berkembang memang Membutuhkan magnesium yang Terdapat Dalam beras Abang selain ASI. Selain itu beras Merah Pun Memiliki indeks glikemik Agak Sedikit Dibandingkan beras putih. Maksudnya Pasca Mengkonsumsi nasi Merah, maka gula darah Tak cepat Bertambah. Dengan begitu Awak Bayi pun Tidak cepat merasa lapar.

Oleh karena nya, beras Merah sering dikonsumsi oleh orang yang Lagi diet berat badan atau diet gula
untuk itu Panganan dari beras Abang bahan dasarnya selalu Dijadikan alternatif Bagi yang ingin menjalani hidup sehat. Malah Jika dikonsumsi oleh anak-anak dan Orok sekalipun Pun Bisa. Beras Merah mengandung banyak Isi yang Berfungsi Bagi Perkembangan Bayi. Jadi Apabila Dijadikan Panganan Pendamping ASI Pun Bisa Jika Buah hati sudah memasuki usia lebih dari 6 bulan. Guna beras Abang lainnya Untuk Bayi Juga Dapat Membantu pembentukan energi.

Dimana Vitamin B1 (tiamin) yang ada Dalam beras Merah Menolong mencegah penyakit beri-beri pada Bayi. Selain itu Isi vitamin Di beras Abang Juga Menolong pembentukan energi dari protein dan karbohidrat. Malah Fungsi lainnya Dapat Membantu Pertumbuhan otak Buah hati dan anak.
Jadi dengan tercukupinya kebutuhan vitamin B kompleks pada Buah hati, maka kemampuan berfikirnya pun Juga akan Meningkat. Malah Perkembangan organ Awak Buah hati Sesudah lahir jadi Lebih Sempurna dengan Terpenuhinya vitamin B kompleks.

Vitamin Dalam beras Merah Pun Bisa Bermanfaat sebagai Nutrisi Mencegah Stres. asam lemak alfa linolenat yang Termasuk Salah satu Keluarga asam lemak Esensial Pun Berguna Bagi Perkembangan Anak Juga Mengakselerasi Anak untuk Menjawab Hubungan dengan orang tuanya.