Mungkin sebagian besar dari Anda percaya bahwa nasi putih berbahaya bagi kesehatan Anda. Anggapan ini kemungkinan besar disebabkan oleh kenyataan bahwa mereka percaya bahwa nasi putih dapat meningkatkan gula darah setelah dikonsumsi.

Hal ini mungkin terkait dengan efek dari makanan putih lain berupa karbohidrat, seperti roti putih, yang memiliki indeks glikemik tinggi.

Namun, dalam kasus beras, kemampuan untuk meningkatkan kadar gula darah tidak bisa dikaitkan oleh warna, tapi jenisnya. Misalnya, tidak peduli apakah itu adalah putih atau merah, beras basmati memiliki indeks glikemik yang sangat rendah.

Sebuah jurnal menerbitkan studi yang menemukan bahwa beras basmati merah benar-benar meningkatkan kadar glukosa darah lebih dari beras basmati putih. Peneliti memberikan 11 jenis beras untuk 14 peserta yang sehat, termasuk beras basmati putih dan beras basmati merah.

Para peneliti mengukur kadar glukosa darah mereka untuk menentukan apakah jenis beras jatuh ke dalam kategori indeks glikemik rendah (tidak meningkatkan gula darah) atau kategori indeks glikemik sedang-tinggi (dapat menaikkan gula darah).

Namun, di akhir studi mereka, mereka menemukan bahwa beras basmati putih termasuk dalam kategori indeks glikemik rendah, sementara basmati beras merah termasuk dalam kategori indeks glikemik sedang-tinggi. Oleh karena itu, warna beras tidak menunjukkan kemampuannya untuk meningkatkan tingkat gula darah.

Namun, meskipun beras merah tidak buruk bagi kesehatan, sebaiknya Anda memilih nasi putih dibanding semua jenis beras. Pertama-tama, beras merah memiliki phytates lebih tinggi dari nasi putih.

Phytates, atau asam fitat, sering dikenal sebagai anti-hara, karena mencegah penyerapan beberapa mineral kesehatan yang menguntungkan, seperti kalsium, zink, dan zat besi.

Meskipun ini tidak serius mengancam hidup Anda, tetapi juga telah ditemukan bahwa konsumsi makanan tinggi asam fitat sepanjang hari dapat menyebabkan kekurangan mineral, serta berbagai gejala yang menyertainya.

Oleh karena itu, meskipun banyak orang mengklaim bahwa varian beras merah jauh lebih sehat daripada beras putih, kenyataannya adalah bahwa beras merah mencegah penyerapan banyak nutrisi yang dibutuhkan dalam tubuh.

Maka, yang terbaik adalah untuk selalu menyelidiki hal-hal sendiri juga. Makanan dapat memiliki kelebihan dan kekurangan, jadi pastikan Anda mempertimbangkan semua fakta sebelum Anda membuat pilihan Anda.